gravatar

Latihan Soal UAS Bahasa Indonesia Kelas XI MIA/IIS

1. Cermatilah penggalan novel  berikut dengan cermat!
Menjelang Magrib bus Trans Nasional memasuki kota Kuala Lumpur. Zul menikmati pemandangan senja di Kuala Lumpur dengan saksama. Jalan tol yang lebar dan melingkar. Gedung-gedung tinggi. Hutan kota yang masih terjaga. Ia harus mengakui, Kuala Lumpur jauh lebih rapi dari Jakarta. Ia mencari-cari gedung yang menjadi simbol Kuala Lumpur. Ia menlongok-longok, mencari-cari Menara Kembar. Ia tidak melihatnya.
(Mahkota Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy)

Latar pada penggalan novel tersebut adalah ….
A. saat senja di Kuala Lumpur       
B. gedung-gedung tinggi di Kuala Lumpur  
C. hutan kota di Kuala Lumpur          
D. di jalan tol yang lebar dan melingkar
E. menjelang magrib di bus Trans Nasional


2. Cermatilah penggalan novel  berikut dengan cermat!
Di kapal ini satu jam rasanya seperti setahun. Berhari-hari hanya warna biru. Belum apa-apa aku sudah rindu pada Belitong, pada Jimbaran, pada Pangeran, dan pada ayahku. Betapa mengerikannya berada di tengah samudra. Apa yang ada dalam pikiran mereka yang memutuskan bekerja dilaut? Jawabannya adalah pertanyaan dari para pelaut: apa yang dipikirkan mereka yang memutuskan bekerja di darat?

Latar tempat penggalan novel di atas adalah ....
A. di laut tempat para nelayan      
B. di tengah samudra yang airnya berwarna biru
C. di darat tempat orang bekerja  
C. di sebuah kapal penumpang
E. di sebuah kapal yang tengah berlayar di tengah samudra


3. Cermatilah penggalan novel berikut dengan cermat!
“Selamat pagi Singapura!” teriakku sambil merentangkan kedua lengan dan menjulurkan kepala ke luar jendela. Fiuh, segar juga udara pagi ini. Kucoba menjulurkan kepala lebih ke luar, tetapi seram. Ini tingkat dua belas, kalau terjatuh aku mungkin sudah jadi bubur.  Ah, sebenarnya pagi itu sama seperti pagi kemarin. Kemarinnya lagi, dan kemarin dulu. Pagi ini nenek di gedung seberang kembali tertawa lebar memamerkan gigi ompongnya. Ternyata setiap hari jadwal menengok jendela nenek itu sama denganku.                   
(Novel Jendela-jendela, Fira Basuki)

Sudut pandang pengarang pada penggalan novel di atas adalah ....
A. orang pertama sebagai tokoh utama
B. orang pertama sebagai tokoh sampingan 
C. orang ketiga sebagai pengamat
D. orang ketiga serba tahu  
E. orang pertama sebagai pengamat


4. Cermatilah penggalan novel  berikut dengan cermat!
Lintang adalah mercu suar. Ia bintang petunjuk bagi pelaut di samudra. Begitu banyak energi positif, keceriaan, dan daya hidup terpancar darinya. Di dekatnya, dia terimbas cahaya yang masuk ke dalam rongga-rongga otak, memperjelas penglihatan pikiran, memicu keingintahuan, dan membuka jalan menuju pemahaman. Darinya kami belajar tentang kerendahan hati, tekad, dan persahabatan.
(Laskar Pelangi karya Andrea Hirata)

Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam penggalan novel tersebut adalah ....
A. Orang pertama tokoh utama   
B. Orang ketiga serba tahu 
C. Orang pertama serba tahu
D. Orang pertama pelaku sampingan
E. Orang ketiga sebagai pengamat


5. Cermatilah penggalan novel  berikut dengan cermat!
“Jangan pernah pulang sebelum menjadi sarjana…,” pesan Ibu Muslimah, guru SD-ku. Di samping beliau Pak Mustar mengangguk-ngangguk. Mereka tersenyum ketika kami meyalami mereka erat-erat karena mereka tahu itu petanda kami menerima tantangan itu: tak’kan pernah pulang ke Pulau Belitung sebelum menjadi  sarjana.
(Sang Pemimpi karya Andrea Hirata)

Amanat yang disampaikan melalui penggalan novel di atas adalah .…
A. Kita harus mewujudkan apa yang menjadi cita-cita kita.
B. Tidak boleh pulang ke kampung jika tidak kuliah.      
C. Janganlah melawan guru dengan menerima tantangan
D. Seorang guru hendaknya memberi motivasi kepada muridnya.
E. Nasihat yang disampikan guru kepada kita hendaknya selalu diingat.


6. Cermatilah penggalan novel  berikut dengan cermat!
Kuulangi membaca surat itu, sepucuk surat yang amat biasa sebenarnya, namun setiap kalimatnya mengandung seribu cerita tentang seorang pria penganut kebenaran hidup yang sederhana seperti ayahku. Dadaku sesak karena keluguan surat itu telah membuatku merasa sangat malu pada diriku sendiri, pada harapan duniawiku yang egois dan materialistik. Ayahku dengan ketulusan yang tak terukur, dengan pensiun Rp87.300 masih bersemangat memikirkan nasib orang-orang di kampungnya, masih sempat memikirkan apa yang terbaik buat bangsanya.
(Endensor karya Andrea Hirata)

Amanat yang disampaikan melalui penggalan novel di atas adalah ….
A. Janganlah bersifat egois dan mementingkan diri sendiri.
B. Seorang anak hendaklah mematuhi nasihat orang tua.
C. Keteladanan orang tua yang patut dicontoh oleh anaknya
D. Kasih sayang antara anak dan orang tua dapat terjalin melalui surat.
E. Walaupun sudah pensiun hendaknya tetap mengabdi pada negara.


7. Cermatilah penggalan novel  berikut dengan cermat!
“Jangan pernah pulang sebelum menjadi sarjana…,” pesan Ibu Muslimah, guru SD-ku. Di samping beliau Pak Mustar mengangguk-ngangguk. Mereka tersenyum ketika kami meyalami mereka erat-erat karena mereka tahu itu petanda kami menerima tantangan itu: tak’kan pernah pulang ke Pulau Belitung sebelum menjadi  sarjana.
(Sang Pemimpi karya Andrea Hirata)

Amanat yang disampaikan melalui penggalan novel di atas adalah ….
A. Kita harus mewujudkan apa yang menjadi cita-cita kita.  
B. Tidak boleh pulang ke kampung jika tidak kuliah.       
C. Janganlah melawan guru dengan menerima tantangan.
D. Seorang guru hendaknya memberi motivasi kepada muridnya.
E. Nasihat yang disampikan guru kepada kita hendaknya selalu diingat.


8. Langgar kyai Safei tak jauh letaknya dengan rumahku. Sebuah kampung pesantren yang tenang dan sejuk. Di situlah langgar itu berdiri bertahun-tahun sebelum aku lahir. Bahkan sejak Kyai Ahmad ayah Kyai Safei yang alim itu masih muda, sedang ketika itu ayahku jadi santri beliau. Bentuk langgar itu kuno dan kerana tuanya di sana-sini banyak yang sudah rusak.

Unsur intrinsik yang paling menonjol dalam pengalan prosa di atas adalah ....
A. tokoh                     
B. tema                    
C. latar
D. sudut pandang
E. amanat


9. Langit cerah, jalanan sepi saat pertama kuinjak Kota Santri, Jombang. Dengan ”Ringin Conthong-nya” yang seolah-olah membelah dan mengangkangi kota. Udara dingin dan sesekali berkabut. Maklum ketika kulirik jam tanganku, waktu masih menunjukkan pukul 04.30.

Unsur intrinsik yang paling dominan adalah ....
A. plot             
B. setting         
C. amanat
D. gaya penceritaan
E. penokohan


10. Perkataan itu terdengar oleh sekalian isi kantor. Semua pesuruh berdiri dari bangku kedudukannya, memandang Kosim tenang-tenang. Warna muka orang muda itu merah padam, matanya bersinar-sinar. Bukan main marahnya karena ia dihinakan. Ia pun berkata dengan gagap, “Saya bu…bukan bujang, juragan.
Aku kepalamu, tuanmu, tahu? Kepadaku engkau minta izin jika hendak ke mana-mana dari kantor ini.Keras kepala, bin… engkau! Ini manteri kabupaten, Manteri Surya, mengerti? Awas…”
Kosim gemetar, kedua bibirnya bertaut dan matanya terbelalak berapi-api. Ia melangkah menuju meja manteri dan membulatkan tinjunya.Seketika itu juga tangannya dipegang oleh Suminta cepat-cepat lalu ia ditariknya keluar.Sudah Juragan Kosim,” katanya perlahan-lahan. Pergilah, ah…mana gelas itu Juragan Manteri?
Saya cuci, saya beli kopi sekali?”

Nilai budaya/tradisi dalam kutipan novel tersebut adalah ....
A. Siapapun harus meminta izin bila meninggalkan ruang kerja.
B. Seorang anak buah tidak harus hormat dan patuh kepada atasan.
C. Seorang atasan harus berani dan sering menegur bawahannya.
D. Menentang perintah atasan apabila tidak berkenan di hati.


11. Ketika ia sampai di hadapan Midun, kebetulan Midun tersenyum. Pada pikiran Kacak, Midun menertawakannya. Ia tidak bertanya lagi, terus ditinjunya. Midun mengelak, ia kena. Kacak menyerang berturut-turut, tetapi Midun selalu mengelak diri, sambil undur ke belakang. Kesudahannya Midun tersesak ke balai-balai dangau, lalu bertahan.
(Sengsara Membawa Nikmat, Y.B. Mangunwijaya)

Watak tokoh Midun pada kutipan di atas adalah ….
A. penyayang          
B. sabar              
C. pandai
D. tahan pukul
E. baik hati


12. Wahyu Ilahi ternyata tidak dapat diabaikan. Aku kembali dari perjalananku dua pekan kemudian bersama seorang pemuda. Juga kemungkinan dapat mengirim ratusan, mungkin ribuan benda dagangan ke berbagai kios dan toko di pantai Kuta serta sebuah toko eksklusif di Ubud. Setelah masa tunangan beberapa bulan, aku dinikahi seorang anak sebuah restoran di Sanur. Menurut adat, lebih dulu aku diangkat menjadi anak seorang pegawai rumah makan itu yang berkasta sudra supaya dapat kawin dengan upacara Hindu Bali.
(sumber: cerpen Ajaran Kehidupan Seorang Nenek, karya Nh. Dini)

Unsur yang paling menonjol pada kutipan cerpen di atas adalah ....
A. tema dan amanat
B. tokoh dan penokohan
C. budaya dan agama
D. biografi pengarang dan politik
E. alur dan sudut pandang


13. “Sudahlah, Tin. Tidak ada apa-apa, sakit Bejo kan belum lama. Jangan berpikir yang macam-macam. Kita butuh uang, agar besok Bejo bisa langsung dibawa ke dokter. Kebutuhan kita juga banyak, semoga saja malam ini banyak rezeki. Percayalah Tin, Tuhan Maha Pemurah.” Kata Toyib sambil mengenakan kaos oblongnya.
“Sudah sekarang jaga Bejo baik-baik. Percaya saja sama Yang Kuasa” kata Toyib sambil mencium kening istrinya dan anaknya.

Amanat yang terdapat dalam cerita pendek di atas adalah ....
A. Uang segalanya bagi mereka
B. Kita harus yakin akan kemurahan Yang Kuasa
C. Sakit yang masih baru tidak perlu ke dokter
D. Kebutuhan manusia bermacam-macam
E. Kita sangat tergantung pada dokter


14. Amanat lain yang terdapat dalam penggalan cerpen  diatas adalah ....
A. Kita harus berusaha, walaupun akhirnya Tuhan yang menentukan
B. Manusia pasrah saja pada nasib
C. Nasib manusia ditentukan oleh kekayaanNya
D. Tiada yang lebih berkuasa dari uang
E. Kesederhanaan cermin kemiskinan


15. Latar yang tergambar dari penggalan cerpen diatas adalah ....
A. malam, jalan raya    
B. sore, rumah        
C. siang, jalan raya
D. rumah, pagi hari
E. rumah, malam hari


16. Watak Toyib dari penggalan cerpen tersebut adalah .....
A. pemalas
B. pemberani
C. tidak mudah menyerah
D. pemberontak
E. murah marah


17. Unsur ekstrinsik yang dominan dalam penggalan cerpen tersebut adalah ....
A. politik      
B. religius      
C. sosial
D. psikologi
E. budaya


18. Bacalah ilustrasi berikut dengan saksama!
Tak pernah ada kata menyerah bagi Syidat. Setiap masalah yang dihadapi selalu dicari solusinya. Berbagai upaya dilakukan agar masalah yang dihadapinya dapat terselesaikan.

Ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….
A. panjang lidah    
B. panjang akal       
C. panjang umur  
D. panjang usus         
E. panjang tangan


19. Bacalah ilustrasi berikut dengan saksama!
Sejak sama-sama duduk di bangku sekolah, Kansa dikenal kawan-kawannya senang belanja. Uang sakunya terkadang tidak mencukupi untuk memenuhi kesenangannya ini. Maka tak heranlah jika dia sering meminjam uang. Kebiasaan ini terus terbawa hingga dia bekerja. Gaji yang diterimanya tiap bulan tidak mncukupi untuk selera belanjanya.

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah ....
A. ada udang di balik batu      
B. buruk muka cermin dibelah    
C. bergantung pada akar yang lapuk
D. besar pasak daripada tiang      
E. tidak ada rotan akar pun jadi


20. Perhatikan pantun berikut.
Orang bayang pergi mengaji’
Ke cempedak jalan ke panti
Meninggalkan sembahyang jadi berani
Seperti badan takkan mati

Pantun tersebut termasuk pantun ….
A. adat
B. seloka
C. teka-teki
D. agama
E. muda-mudi


21. Cermatilah pantun berikut!
Pergi berlibur ke pantai
Pulangnya naik odong-odong
Jadilah anak yang pandai
.................

Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
A. Jangan selalu tolong-menolong
B. Perangai baik dan tidak sombong
C. Punya teman suka menolong
D. Jangan bicara omong kosong
E. Punya otak janganlah bolong


22. Orang bayang pergi mengaji
Ke cerpedak jalan ke panti

Penggalan pantun tersebut adalah ….
A. sampiran
B. isi
C. larik isi
D. penutup
E. larik pertama


23. Kalau tuan membeli peti
Jangan lupa sikayu jati
Kalau tuan biiak bestari
Binatang apa tanduk di kaki

Binatang yang dimaksud dalam pantun teka-teki tersebut adalah ....
A. badak
B. kambing
C. ayam
D. burung
E. kucing


24. Anak orang silang tinggi
Dibubut cara diemaskan
Harapkan burung terbang tinggi
Punai ditangan dilepaskan

Isi pantun diatas adalah ....
A. mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin
B. mengharapkan sesuatu yang belum ada
C. Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin, sesuatu yang ada disia-siakan
D. mengharapkan sesuatu yang tidak ada, yang ada saja disia-siakan
E. mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi/ada, yang ada ditangan tidak dimanfaatkan/disia-siakan


25. Bacalah penggalan puisi berikut!
Senandung Pagi
Gemuruh angin memotong tirai bidadari
Sinar rembulan terhapus pagi yang kusam
Pinus menggigil merobek sepi
Mencabik kerling-kerling langit
Bertabuh nyanyian embun
Bermata zikir
 (Gagan Priyatna)

Majas yang digunakan dalam puisi tersebut adalah ….
A. paradoks      
B. metafora  
C. hiperbola    
D. metonomia      
E. personifikasi


26. Cermatilah penggalan puisi  berikut dengan cermat!
     Gurindam Dua (kesatu)
     Karya Taufik Ismail
Ada 100 orang teramat kaya betapa boros di negeri ini
Najisnya berlian berlumuran mengalir tiap pagi
Ada 100 juta orang miskin luar biasa di negeri saya
Minum mimpi, makan angan-angan, sudah sangat lama

Majas yang digunakan dalam puisi tersebut adalah ….
A. paradoks  
B. hiperbola  
C. metonomia  
D. personifikasi      
E. paralelisme


27. Cermatilah penggalan puisi  berikut dengan cermat!
Puisi dengan penuh rasa khawatir, curiga, dan cemburu
Menyaksikan dedaunan, pepohonan, unggas, ikan,
Cuaca, zat asam, susunan syaraf, sungai, danau, lautan
Berkecap serak dan gagu dengan sesamanya
(Taufik Ismail)

Majas yang dominan dalam penggalan puisi tersebut adalah ….
A. metafora      
B. anafora  
C. personifikasi      
D. hiperbola      
E. eufimisme


28. Cermatilah penggalan teks berikut dengan cermat!
Nurhayati Srihardini atau dikenal dengan nama Nh. Dini, lahir tanggal 23 Februari 1936 di Semarang, Jawa Tengah. Bakat menulisnya nampak ketika ia berusia sembilan tahun. Awalnya, Dini bercita-cita ingin menjadi dokter hewan. Namun, ia tidak dapat mewujudkan cita-cita itu karena orang tuanya tidak mampu membiayainya. Ia hanya dapat menyelesaikan pendidikannya di sekolah menengah atas jurusan sastra. Pengalamannya menjadi istri seorang Diplomat Prancis memperkaya pengetahuannya  sehingga banyak memengaruhi karya-karyanya, seperti karyanya yang berlatar belakang kehidupan Jepang, Eropa, dan Amerika. Beberapa karyanya antara lain : Pada Sebuah Kapal (1972), Namaku Hiroko (1977), dan Kemayoran (2000).

Pernyataan yang tidak sesuai dengan penggalan biografi di atas adalah ....
A. Nh. Dini adalah seorang istri diplomat Prancis.  
B. Bakat menulis Nh. Dini tampak saat usia 9 tahun.
C. Nh. Dini pendidikannya SMA  jurusan sastra.       
D. Nh. Dini pernah bercita-cita menjadi seorang dokter hewan.
E. Kemayoran adalah contoh karya Nh. Dini yang berlatar belakang kehidupan Jepang.


29. Cermatilah penggalan teks berikut dengan cermat!
Maman S. Mahayana lahir di Cirebon, Jawa Barat. Mantan ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Indonesia ini banyak menyunting buku. Sejak 1999, dia juga aktif mengisi pendidikan dan pelatihan sastra bagi guru bahasa dan sastra Indonesia di seluruh Indonesia. Pengajar di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia ini merampungkan pascasarjananya di FIB-UI tahun 1997. Selain sebagai pengajar, dia juga menulis di berbagai media dan jurnal ilmiah. Karya-karyanya antara lain Ringkasan dan Ulasan Nove Indonesia Modern (1992), Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia (1997), dan Kesusastraan Melaysia Modern (1997).

Pernyataan yang tidak sesuai dengan biografi di atas adalah ….
A. Maman S. Mahayana merampungkan S2 di FIB-UI tahun 1997.
B. Salah satu karya Maman S. Mahayana ada yang berupa kamus.
C. Selain sebagai seorang pengajar Maman S. Mahayana juga seorang penulis.
D. Saat ini Maman S. Mahayana merupakan ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Indonesia.
E. Maman S. Mahayana melatih guru bahasa dan sastra Indonesia di seluruh Indonesia.


30. Cermatilah paragraf berikut!
      Wilfidus Joseph Sabarija Poerwadaminta (12 September 1904—28 November 1968) termasuk angkatan orang Indonesia partama yang memperkenalkan bahasa Indonesia di luar negeri setelah peristiwa bersenjata Sumpah Pemuda. Ketika menjadi dosen bahasa Melayu di sekolah bahasa asing di Tokyo (1932—1937), ia sering mengatakan kepada orang jepang bahwa Indonesia sudah punya bahasa nasional sendiri. Barangkali ia mengatakan dengan begitu saja, tidak berlandaskan sebuah kesadaran politik. Barangkali kecintaannya kepada bangsa Indonesialah yang mendorong dia memuliakan bahasanya itu di negeri asing.

Inti penggalan teks di atas adalah ….
A. Sumpah Pemuda merupakan peristiwa pencetus bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
B. W.J. S. Poerwadarminta termasuk angkatan orang Indonesia pertama yang memperkenalkan bahasa Indonesia ke luar negeri.
C. W.J. S. Poerwadarminta pernah menjadi dosen bahasa Melayu di sekolah bahasa asing di Tokyo.
D. W.J. S. Poerwadarminta merupakan tokoh politik yang sangat mencintai dan memuliakan bahasa Indonesia.
E. W.J. S. Poerwadarminta yang memperkenalkan bahasa Indonesia kepada masyarakat Jepang sebagai bahasa nasional.


31. Cermatilah penggalan teks berikut dengan cermat!
Maman S. Mahayana lahir di Cirebon, Jawa Barat. Mantan ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Indonesia ini banyak menyunting buku. Sejak 1999, dia juga aktif mengisi pendidikan dan pelatihan sastra bagi guru bahasa dan sastra Indonesia di seluruh Indonesia. Pengajar di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia ini merampungkan pascasarjananya di FIB-UI tahun 1997. Selain sebagai pengajar, dia juga menulis di berbagai media dan jurnal ilmiah. Karya-karyanya antara lain Ringkasan dan Ulasan Nove Indonesia Modern (1992), Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia (1997), dan Kesusastraan Melaysia Modern (1997).

Pernyataan yang tidak sesuai dengan biografi di atas adalah ….
A. Maman S. Mahayana merampungkan S2 di FIB-UI tahun 1997.
B. Salah satu karya Maman S. Mahayana ada yang berupa kamus.
C. Selain sebagai seorang pengajar Maman S. Mahayana juga seorang penulis.
D. Saat ini Maman S. Mahayana merupakan ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Indonesia.
E. Maman S. Mahayana melatih guru bahasa dan sastra Indonesia di seluruh Indonesia.


32. Cermatilah penggalan teks berikut dengan cermat!
Aku dilahirkan di Desa Karang Anyar, Surakarta, 23 Agustus 1923. Aku diberinama oleh ayahku Siti Hartinah. Ayahku bernama Soemoharjomo, seorang pegawai Keraton Mangkunegara, Solo dengan pangkat Kanjeng Raden Mas Tumenggung. Ketika berumur 7 tahun aku bersekolah di Hollands Inlands School (HIS) Wonogiri.

Teks di atas termasuk jenis karangan .…
A. biografi      
B. autobiografi
C. resensi
D. esai
E. kritik


33. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Nurhayati Srihardini atau dikenal dengan nama Nh. Dini, lahir tanggal 23 Februari 1936 di Semarang, Jawa Tengah. Bakat menulisnya nampak ketika ia berusia sembilan tahun. Awalnya, Dini bercita-cita ingin menjadi dokter hewan. Namun, ia tidak dapat mewujudkan cita-cita itu karena orang tuanya tidak mampu membiayainya. Ia hanya dapat menyelesaikan pendidikannya di sekolah menengah atas jurusan sastra. Pengalamannya menjadi istri seorang Diplomat Prancis memperkaya pengetahuannya  sehingga banyak memengaruhi karya-karyanya, seperti karyanya yang berlatar belakang kehidupan Jepang, Eropa, dan Amerika. Beberapa karyanya antara lain : Pada Sebuah Kapal (1972), Namaku Hiroko (1977), dan Kemayoran (2000).

Pernyataan yang tidak sesuai dengan penggalan biografi di atas adalah ….
A. Nh. Dini adalah seorang istri diplomat Prancis.
B. Bakat menulis Nh. Dini tampak saat usia 9 tahun.
C. Nh. Dini pendidikannya SMA  jurusan sastra.      
D. Nh. Dini pernah bercita-cita menjadi seorang dokter hewan.
E. Kemayoran adalah contoh karya Nh. Dini yang berlatar belakang kehidupan Jepang.


34. Bacalah penggalan teks berikut dengan cermat!
    Sutan Takdir Alisjahbana sangat memuja Barat dengan rasionalitas dan kebendaan yang mempercepat modernisasi, sehingga penciptaan sastra pun harus mengacu pada kelahiran semangat baru yang terlepas dari unsur-unsur lama dan usang. Dengan melepaskan akar-akar kebudayaan masa lampau maka penciptaan sastra terbebas dari ikatan-ikatan tradisi yang membelenggunya. Sastra harus mengandung tendens, karena itu Takdir menolak pengertian seni untuk seni, sebab seni hanya untuk seni merupakan penciptaan yang kosong. Sastra harus mempunyai fungsi sosial dan seniman harus berada bersama bersama masyarakatnya.

Kalimat tanya yang jawabannya terdapat pada paragraf di atas adalah ….
A. Apakah judul karya sastra Sutan Takdir Alisjahbana yang terkenal?
B. Mengapa Sutan Takdir Alisjahbana tidak menerima pengertian seni untuk seni?
C. Sastrawan siapakah yang berbeda paham dengan Sutan Takdir Alisjahbana?
D. Apakah Anda menemukan ciri Sutan Takdir Alisjahbana yang sangat memuja Barat dalam tulisannya?
E. Apakah yang dimaksud Sutan Takdir Alisjahbana agar seniman itu harus berada bersama bersama masyarakatnya?


35. “Di daerah itu peran becak sangat penting. Ia bisa mengangkat orang dari Pasar Baru ke wilayah itu. Orang pun akan senang naik becak karena di daerah itu tidak ada layanan angkot,” urainya.
....., ia juga menilai bahwa becak bisa digunakan sebagai alat rekreasi. Menurutnya, pernah ada orang Perancis yang membawa 5 – 6 becak ke negerinya untuk dipakai berjalan-jalan di Cannes. Naik becak dirasakan lebih nyaman sebab bisa melihat pemandangan di kiri dan kanan.

Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi awal paragraf kedua di atas adalah ....
A. hal senada
B. sementara
C. selain itu
D. demikian juga
E. selanjutnya


    Penurunan harga BBM tidak hanya diharapkan oleh para masyarakat kecil, tetapi juga oleh para pengusaha industri,. Mereka sangat merasakan dampak kenaikan BBM tersebut. Misalnya, produk mereka akan mengalami kenaikan karena biaya produksi akan bertambah. Dengan demikian, harga-harga yang di bayar masyarakat untuk barang yang mereka butuhkan pun bertambah mahal.
    Oleh sebab itu, pemerintah harus meninjau kembali kenaikan harga BBM yang telah ditetapkan tersebut. Bila tidak diindahkan keluhan masyarakat ini, akan membuat keresahan dan ekonomi rakyat kecil semakin terpuruk.
    Jadilah pemerintah yang bijak dan mendengarkan keluhan rakyatnya. Buktikan janji-janji muluk yang pernah diikrarkan karena mereka sangat menanti wujud janji-janji tersebut.

36. Kata penghubung antarparagraf terdapat pada ….
A. kalimat pertama paragraf pertama   
B. kalimat terakhir paragraf pertama   
C. kalimat pertama paragraf kedua
D. kalimat kedua paragraf kedua
E. kalimat kedua paragraf ketiga.


37. Kalimat yang mempunyai pola S-P-O-Keterangan waktu adalah ....
A. Bu Mirna telah melahirkan seorang bayi perempuan kemarin pagi.
B. Di desa sudah banyak bidan yang membantu ibu melahirkan.
C. Bi Aminah mengangkat anaknya dengan hati-hati.
D. Ibu membuat kue yang dimatangkan dengan oven.
E. Tini mencuci pakaiannya dengan menggunakan mesin cuci.


38. Ibu memotong buah-buahan itu dengan pisau.
Pola kalimat yang sama dengan pola kalimat diatas terdapat pada kalimat ....
A. Adik kecil menangis di pangkuan ibu.
B. Bacaan populer itu masih digemari.
C. Ayah membawa buku-buku itu dengan keranjang.
D. N.H. Dini adalah novelis perempuan yang terkenal
E. Wini gemar sekali bermain boneka barbie.


39. Minggu lalu, kami menonton pertandingan itu di Stadion Singaperbangsa.
Pola kalimat diatas bila dianalisis bedasarkan fungsinya adalah ....
A. S-P-O-Kt.  
B. Kw-S-P-O.  
C. Kw-S-P-O-Kt
D. Kw-S-P-pel-Kt
E. Kt-S-P-O-Kw


40. Ia menghinaku di depan teman-temanku. … saya menampar mulutnya berkali-kali.
Konjungsi yang tepat untuk menggabungkan kedua kalimat tersebut adalah ....
A. dan              
B. jika              
C. kemudian
D. dari pada itu
E. oleh karena itu

*****

KETERANGAN:
-  Jawaban bisa di-SMS ke nomor 0856 4888 2565 atau email ke hendybayu@yahoo.co.id dengan menyertakan nama dengan kelas.
-  Contoh format sms atau email seperti berikut:

   Hendy MIA4 1A 2B 3A 4C 5D dst..
-  Setelah dikirim, nanti pak Hendy akan balas nilai kamu beserta kunci jawabannya.
-  Selamat mengerjakan dan selalu bersemangat!
baca selengkapnya...

gravatar

Tugas remidi UTS Bahasa Indonesia kelas X [update 6 Mei 2013]

Kerjakan soal berikut!
- Bagi nomor absen ganjil, silakan download di sini
- Bagi nomor absen genap, silakan download di sini

Petunjuk pengerjaan!
Beri warna lain bagi jawaban yang kalian anggap benar,
contoh:

16. Seorang yang berbuat semua menanggung risikonya. Begitulah yang terjadi di kelas kami. Peristiwa itu terjadi karena salah satu teman tidak mengerjakan tugas rumahnya.Padahal bapak guru matematika telah memberitahukan sebelumnya.

Peribahasa yang sesuai untuk paragraf di atas adalah .…
A. Besar pasak daripada tiang.       
B. Nila setitik rusak susu sebelangga.   
C. Tong kosong nyaring bunyinya.
D. Bak alu pencungkil duri.
E. Lempar batu sembunyi tangan.
Bagi yang sudah selesai, bisa dikirim via email hendybayu@yahoo.co.id
Selamat mengerjakan!!
baca selengkapnya...

gravatar

Memahami majas

1. Pengertian puisi
Puisi adalah bentuk karya sastra yang bahasanya dipadatkan, dipersingkat, diberi irama, dengan bunyi yang padu, dan dengan pemilihan kata-kata bias (imajinatif).

Karena puisi sering kali memakai kata-kata yang konotatif, maka tidak jarang kita menemukan majas di dalamnya.

2. Pengertian majas
Majas atau gaya bahasa adalah cara pengarang atau seseorang yang mempergunakan bahasa sebagai alat untuk mengekspresikan perasaan dan buah pikirannya.

3. Jenis-jenis majas
Pada dasarnya majas dibedakan menjadi empat, yakni:
A. Majas perbandingan,
B. Majas sindiran,
C. Majas penegasan, dan
D. Majas pertentangan.

A. MAJAS PERBANDINGAN
(1) Personifikasi
Majas yang melukiskan suatu benda dengan memberikan sifat-sifat manusia kepada benda-benda mati sehingga seolah-olah mempunyai sifat seperti manusia atau benda hidup.

Contoh personifikasi:
- Baru tiga km berjalan mobilnya sudah batuk-batuk.
- Daun nyiur melambai-lambai ditiup angin.
- Bel berdering memanggil siswa untuk masuk kelas.

(2) Metafora
Majas yang melukiskan sesuatu dengan perbandingan langsung dan tepat atas dasar sifat yang sama atau hampir sama.

Contoh metafora:
- Raja siang telah pergi ke peraduannya.
(raja siang = matahari)
- Dewi malam telah keluar dari balik awan.
(dewi malam = bulan)

(3) Eufimisme
Majas yang melukiskan suatu benda dengan kata-kata yang lebih lembut untuk menggantikan kata-kata lain untuk sopan santun.

Contoh eufimisme:
- Para tunakarya perlu perhatian yang serius dari pemerintah.
- Pramuwisma bukan pekerjaan hina.

(4) Hiperbola
Majas yang melukiskan sesuatu dengan mengganti peristiwa atau tindakan sesungguhnya dengan kata-kata yang lebih hebat pengertiannya untuk menyangatkan arti.

Contoh hiperbola:
- Kakak membanting tulang demi menghidupi keluarganya.
- Soal matematika itu sulit sekali sampai pecah kepalaku mengerjakannya.
- Suara anak itu mengeledek.

(5) LitotesMajas yang melukiskan keadaan dengan kata-kata yang berlawanan artinya dengan kenyataan yang sebenarnya guna merendahkan diri.

Contoh litotes:
- Perjuangan kami hanyalah setitik air dari samudera luas.
- Jika datang ke kotaku, silakan mampir ke gubuk kami.

(6) Sinekdoke
Sinekdoke dapat dibedakan menjadi dua, yakni:
- Pars pro toto
- Totem pro parte

(A) Pars pro toto
Majas sinekdoke yang melukiskan sebagian tetapi yang dimaksud adalah seluruhnya.

Contoh pars pro toto:
- Dia mempunyai lima ekor kuda.
- Hingga detik ini ia belum kelihatan batang hidungnya.

(B) Totem pro parte
Majas sinekdoke yang melukiskan keseluruhan tetapi yang dimaksud sebagian.

Contoh totem pro parte:
- Kaum wanita memperingati hari Kartini.
- Bandung berhasil merebut juara 1 Liga Bandung.

(7) Simbolik
Majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan memperbandingkan benda-benda lain sebagai simbol atau perlambang.

Contoh simbolik:
- Dari dulu tetap saja ia menjadi lintah darat.
(lintah darat = lambang pemeras atau pemakan riba)

(8) Asosiasi
Majas perbandingan yang memperbandingkan sesuatu dengan keadaan lain karena adanya persamaan sifat.

Contoh asosiasi:
- Wajahnya muram bagai bulan kesiangan.
- Hidup tanpa cinta bagaikan sayur tanpa menggunakan garam.

(9) Metonimia
Majas perbandingan yang menggunakan merk dagang atau nama barang untuk melukiskan sesuatu.

Contoh metonimia:
- Kemarin ia memakai Fiat, sekarang naik kijang (merk mobil).
- Kakekku suka menghisap djarum (merk rokok).
- Lebih baik naik Garuda daripada Merpati (maskapai penerbangan)
  
B. MAJAS SINDIRAN
(1) Ironi
Majas yang melukiskan sesuatu yang menyatakan sebaliknya dari apa yang sebenarnya dengan maksud untuk menyindir orang.

Contoh ironi:
- Harum benar baumu, sampai-sampai semua orang menutup hidungnya.
- Bagus benar tulisanmu, sampai sulit kubaca.
- Baik betul kelakuanmu, sampai-sampai semua orang mencibirmu.

(2) Sinisme
Majas sindiran dengan menggunakan kata-kata sebaliknya seperti ironi tetapi agak kasar.

Contoh sinisme:
- Itukah yang dinamakan bekerja.
- Perkataanmu tadi sangat menyebalkan, tidak pantas diucapkan oleh orang terpelajar sepertimu.
- Lama-lama aku bisa jadi gila melihat tingkah lakumu itu.

(3) Sarkasme
Majas sindiran yang terkasar serta langsung menusuk perasaan.

Contoh sarkasme:
- Otakmu memang otak udang!
- Mau muntah aku melihat wajahmu, pergi kamu!
- Dasar kerbau dungu, kerja begini saja tidak becus!

C. MAJAS PENEGASAN
(1) Pleonasme
Majas penegasan yang menggunakan sepatah kata yang sebenarnya tidak perlu diterangkan lagi karena arti kata tersebut sudah terkandung dalam kata yang diterangkan.

Contoh pleonasme:
- Salju putih sudah turun ke bawah.
- Mereka mendongak ke atas menyaksikan pertunjukan pesawat tempur.

(2) Repetisi
Majas penegasan yang melukiskan sesuatu dengan mengulang kata atau beberapa kata berkali-kali, yang biasanya digunakan dalam pidato.

Contoh repetisi:
- Kita junjung dia sebagai pemimpin, kita junjung dia sebagai pelindung, kita junjung dia sebagai pembebas kita.
- Jangan ragu-ragu Saudara –saudara, selama matahari masih beredar, selama bulan masih memancar, selama nafas masih mengalun, kami akan tetap memperjuangkan nasib kalian.

(3) Pararelisme
Majas penegasan seperti repetisi tetapi dipakai dalam puisi.

Pararelisme dibagi menjadi tiga, yakni:
- Anafora: Pengulangannya terletak di awal
- Epifora: Pengulangannya terletak di akhir
- Anafora-epifora: Pengulangannya terletak di awal dan di akhir

Contoh anafora:
Kalaulah diam malam yang kelam.
Kalaulah tenang sawang yang lapang.
Kalaulah lelap orang di lawang.

Contoh epifora:
Kalau kau mau, aku akan datang.
Jika kau kehendaki, aku akan datang.
Bila kau minta, aku akan datang.

Contoh anafora-epifora:
Kami jemu pada lagu
Kami benci pada lagu
Kami runtuh karena lagu.

(4) Tautologi
Majas penegasan yang melukiskan suatu dengan mempergunakan kata-kata yang sama artinya (bersinomin) untuk mempertegas arti.

Contoh tautologi:
- Saya khawatir serta was-was akan keselamatannya.
- Hal itu tidak kami inginkan dan tidak kami harapkan.
- Seharusnya sebagai sahabat kita hidup rukun, akur, dan bersaudara.

(5) Klimaks
Majas penegasan dengan menyatakan beberapa hal berturut-turut dengan menggunakan urutan kata-kata yang makin lama makin memuncak pengertiannya.

Contoh klimaks:
- Menyemi benih, tumbuh hingga menuainya, aku sendiri yang mengerjakannya.
- Anak-anak, remaja, hingga dewasa datang menyaksikan film “Laskar Pelangi”.

(6) Antiklimaks
Majas penegasan dengan beberapa hal berturut-turut dengan menggunakan urutan kata-kata yang makin lama makin melemah pengertiannya.

Contoh antiklimaks:
- Jangankan seribu, atau seratus, serupiah pun aku tak punya.
- Di kota dan desa hingga pelosok kampung semua orang merayakan HUT RI ke -62.

(7) Retorik
Majas penegasan dengan mempergunakan kalimat tanya yang sebenarnya tidak memerlukan jawaban karena sudah diketahuinya.

Contoh retorik:
- Mana mungkin orang mati hidup kembali?
- Apakah ini orang yang selama ini kamu bangga-banggakan?

D. MAJAS PERTENTANGAN
(1) Antitesis
Majas pertentangan yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan kepaduan kata yang berlawanan arti.

Contoh antitesis:
- Cantik atau tidak, kaya atau miskin, bukanlah suatu ukuran nilai seorang wanita.
- Bahasa dapat menunjukkan tinggi rendahnya bangsa.

(2) Paradoks 

Majas pertentangan yang melukiskan sesuatu seolah-olah bertentangan padahal maksud sesungguhnya tidak karena objeknya berlainan.

Contoh paradoks:
- Hatinya sunyi tinggal di kota Jakarta yang ramai.
- Tini orang kaya, tetapi si Tono miskin.

(3) Kontradiksio interminis
Majas pertentangan yang memperlihatkan pertentangan dari penjelasan semula.

Contoh kontradiksio interminis:
- Semua murid kelas ini hadir, kecuali si Hasan yang sedang ikut jambore.
- Semua anak mendapat nilai 90, kecuali si Budi karena ia tidak mengerjakan PR dengan benar.


*download bentuk powerpoint-nya di sini

Catatan cara download:
1. klik tulisan "sini" di atas ini lalu Anda akan masuk ke link adf.ly
2. tunggu selama 5 detik lalu klik "skip ad" di pojok kanan atas.
3. kemudian "klik" download
4. masukan verification code sesuai dengan kode yang ada di sampingnya dan sekali lagi klik "download"
5. selesai

baca selengkapnya...

gravatar

Memahami struktur penulisan surat resmi

1. Pengertian surat
Surat adalah media komunikasi tertulis antara seseorang atau lembaga dengan seseorang atau lembaga lainnya.

2. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan surat
- Ketepatan ejaan,
- Ketepatan pemilihan kata,
- Penyusunan kalimat, dan
- Pengaturan hubungan antarparagraf.

3. Fungsi surat
Surat berfungsi sebagai alat bukti tertulis
Surat digunakan sebagai alat pengingat
Surat bisa dijadikan sebagai bukti historis
Dalam urusan kedinasan, surat berfungsi sebagai pedoman dalam bertugas atau melaksanakan kegiatan
Surat dapat juga mencerminkan keterpelajaran, mentalitas, dan kewibawaan penulisnya.

4. Jenis surat
Dalam kepentingannya, surat dapat diklasifikasikan ke dalam tiga jenis, yaitu:

- Surat pribadi,
Surat pribadi adalah surat yang ditulis atas nama pribadi atau perorangan.

- Surat dinas, dan
Surat dinas adalah surat yang dikeluarkan oleh suatu lembaga.

- Surat niaga
Surat niaga adalah surat yang ditulis untuk kepentingan-kepentingan bisnis ataupun urusan perdagangan.

5. Bagian-bagian surat
Bagian-bagian surat secara umum, yakni:
- Kepala surat,       
- Tempat, tanggal surat,
- Nomor,            
- Lampiran,       
- Hal,
- Alamat surat,
- Salam pembuka,
- Isi surat,
- Salam penutup,
- Nama pengirim
- Tembusan dan inisial

A. Kepala surat
Kepala surat sering pula disebut kop surat.
Fungsi dari kepala surat adalah sebagai identitas diri bagi instansi yang bersangkutan, yakni meliputi:
- Nama instansi,
- Lambang atau logo,
- Alamat,
- Kode pos,
- Nomor telepon,
- Nomor faksimile atau email

Contoh kepala surat:

SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
BINA LINGKUNGAN
Jalan Budi Pekerti 52, Kebun Randu, Jakarta
Telepon (021) 3537123
Fax (021) 3537124

B. Tempat, tanggal surat
Tempat dan tanggal surat merupakan keterangan yang menjelaskan lokasi dan waktu ditulisnya surat.

Namun, apabila lokasi penulisan sudah dinyatakan dalam kepala surat, maka hal itu tidak perlu disebutkan lagi.

Contoh tempat, dan tanggal surat:
Jakarta, 17 Januari 2011
Bandung, 27 September 2010

10 November 2009
26 April 2008

C. Nomor surat
Fungsi dari penomoran surat adalah untuk mempermudah dalam pengarsipan.
- Nomor surat meliputi hal-hal berikut:
- Nomor urut penulisan surat
- Kode surat
- Bulan
- Tahun

Contoh nomor surat:
Nomor :  026/D2/X/2010

Nomor :  121/OSIS/VI/2011

D. Lampiran
Melampirkan berarti menyertakan sesuatu dengan yang lain.

Lampiran merupakan penjelas atas jumlah dokumen yang disertakan dalam surat tersebut.

Contoh lampiran:
Lampiran :  satu lembar

Lampiran :  tiga lembar

E. Hal
Hal surat berarti soal atau perkara yang dibicarakan dalam surat

Penulisan hal dengan perihal atau hal/perihal itu tidak tepat.

Contoh hal:
Hal :   Penataran guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris angkatan 2009/2010

Hal :   Undangan rapat OSIS

Hal :   Permohonan izin Cerdas Cermat

F. Alamat surat
Ada dua macam alamat, yaitu (A) alamat luar dan (B) alamat dalam.
(A) Alamat luar adalah alamat yang ditulis pada sampul surat

Alamat luar berfungsi sebagai penunjuk bagi kurir dalam menyampaikan surat itu

Contoh alamat luar:
Kepada
Yth. Rektor Universitas Negeri Surabaya
Jalan Ketintang 21
Surabaya

(B) Alamat dalam adalah alamat yang ditulis langsung pada kertas surat

Fungsi dari alamat dalam adaah sebagai pengontrol bagi penerima surat, bahwa dirinyalah yang berhak menerima surat itu.

Penulisan alamat dalam surat hampir sama dengan alamat luar, hnya saja tidak memakai kata kepada.

Contoh alamat dalam:
Yth. Ketua Panitia
Lomba Tingkat Nasional Penulisan Resensi dan Opini Tahun 2010—2011
Jalan Kebun Nanas Selatan 212
Jakarta Timur

G. Salam pembuka
Salam pembuka yang lazim digunakan dalam surat pribadi.

Penulisan salam pembuka dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda koma.

Contoh salam pembuka:
Dengan hormat,

Assalamualaikum Wr. Wb.,

Salam sejahtera,

H. Isi Surat
Isi surat merupakan bagian terpenting dari keseluruhan bagian surat.

Secara umum isi surat dinas terbagi atas tiga bagian, yakni :
- Alinea pembuka
- Alinea isi
- Alinea penutup

- Alinea pembuka
Alinea pembuka berfungsi sebagai pengantar atas pokok persoalan yang hendak disampaikan.
Walaupun disebut alinea, sesungguhnya bagian ini umumnya terdiri dari satu kalimat.
Bagian pembuka ini ditandai dengan kata-kata seperti dengan ini, bersama ini, atau berkenaan dengan.

Contoh alinea pembuka:
Dengan ini kami beritahukan bahwa …..
Dengan ini kami menyatakan bahwa …..
Dengan ini saya kirimkan kepada Bapak …..
Berdasarkan surat edaran ….., kami minta saudara untuk …..
Berkenaan surat Saudara nomor ……, dengan ini saya beritahukan bahwa ……

Namun terkadang penulis mengabaikan bagian ini.
Penulis langsung menuju pada alinea isi.

Contoh alinea pembuka:
Kami beritahukan kepada Saudara bahwa pada tanggal 16 Juni 2011, semua kepala bagian harus melakukan rapat anggaran. Oleh karena itu ……
Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FPBS, Universitas Pendidikan Indonesia, memberikan tugas kepada …..

- Alinea isi
Alinea ini merupakan tempat menampung maksud-maksud pokok dari penulis surat.
Karena itu bagian isi dapat berupa lebih dari satu alinea bila maksud penulis itu terdiri atas dua atau lebih.
Alinea ini harus berkaitan dengan alinea pembuka.

Contoh alinea isi:
Sehubungan dengan hal di atas ……

Berkenaan dengan hal tersebut di atas …..

Berkaitan dengan hal itu ….

- Alinea penutup
Alinea penutup umumnya berisi ucapan terima kasih atau ungkapan pengharapan.

Contoh alinea penutup:
Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu dalam acara kami.
Besar harapan kami akan kehadiran Bapak/Ibu pada acara itu.

I. Salam penutup
Salam penutup digunakan untuk mengakhiri alinea surat

Tata cara penulisan salam penutup hampir sama dengan salam pembuka, yakni:
Diawali dengan huruf kapital, dan
Diakhiri dengan tanda koma.

Contoh salam penutup:
Hormat saya,

Hormat kami,

Wassalamualaikum Wr. Wb.,

J. Nama jelas pengirim dan tanda tangan
Pengirim surat adalah pihak yang menulis atau menyampaikan surat.

Dalam surat dinas akan lebih baik apabila nama pengirim dilengkapi identitas diri kedinasan, yaitu jabatan, nomor induk pegawai, dan cap dinas.

Contoh nama jelas pengirim dan tanda tangan:

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi,

Ttd.

Satryo Soemantri Brodjonegoro
NIP 130889802

K. Tembusan
Penulisan bagian ini berfungsi untuk menjelaskan pihak atau instansi lain yang mendapat surat tersebut.

Contoh tembusan:

Tembusan:
Dirjen Dikti
Karokerslugri Depdiknas
Kasubdit KPT Dit PPTK & KPT

L. Inisial
Pada bagian kiri bawah surat dinas sering dijumpai tanda singkatan atau inisial, misalnya Jk/AJ.
Inisial tersebut merupakan singkatan nama pengonsep atau pengetik surat.

Pencantuman inisial tersebut terkadang dianggap penting sebagai tanda pengenal bisa suatu saat ada pihak-pihak tertentu yang memerlukannya.


*download bentuk powerpoint-nya di sini

Catatan cara download:
1. klik tulisan "sini" di atas ini lalu Anda akan masuk ke link adf.ly
2. tunggu selama 5 detik lalu klik "skip ad" di pojok kanan atas.
3. kemudian "klik" download
4. masukan verification code sesuai dengan kode yang ada di sampingnya dan sekali lagi klik "download"
5. selesai

baca selengkapnya...

gravatar

Menulis daftar pustaka

1. Pengertian daftar pustaka
Suatu daftar yang berisi judul buku atau bahan penerbitan yang berhubungan dengan karangan yang (sedang) disusun.

2. Fungsi daftar pustaka
Untuk memandu melihat kembali pada sumber asalnya
Untuk melihat kebenaran bahan yang dikutip

3. Cara menulis daftar pustaka

A. Struktur,
- Nama,
- Tahun,
- Judul,
- Kota,
- Penerbit.

/ NA-TA-JU-KO-PEN /

Contoh daftar pustaka
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: Runeka Cipta

B. Hal-hal yang harus diperhatikan

- Jika nama terdiri dari dua kata, maka nama terakhir ditulis di depan lalu diikuti tanda koma /,/ dan nama depan.

Sutan Takdir Alisyahbana -> Alisyahbana, Sutan Takdir. 1975. Puisi Baru. Jakarta: Pikiran Rakyat

- Jika pengarangnya dua orang, keduanya ditulis dengan menggunakan  pemisah dan.

Basrowi Sadikin dan Suranto -> Sadikin, Basrowi dan Suranto. 2002. Manajemen Tindakan kelas. Jakarta: Insan Cendekia.

- Jika pengarangnya lebih dari dua orang, cukup ditulis satu pengarang yang paling awal dan dibelakangnya ditulis dkk.
   
Iskandar dkk. 1995. Belajar dan Pembelajaran. Surabaya: University Press IKIP.

- Gelar akademis maupun gelar lain tidak dicantumkan.
   
Alisyahbana, Sutan Takdir. 1975. Puisi Baru. Jakarta: Pikiran Rakyat

- Judul buku ditulis dengan huruf miring atau garis bawah.

Buku Puisi Baru -> Alisyahbana, Sutan Takdir. 1975. Puisi Baru. Jakarta: Pikiran Rakyat

6.  Tanda baca pemisah antar unsur menggunakan tanda titik /./, kecuali antara kota dengan nama penerbit.

Alisyahbana, Sutan Takdir. 1975. Puisi Baru. Jakarta: Pikiran Rakyat

EVALUASI DAFTAR PUSTAKA

1.
Penulis: S. K. Bonar
Judul buku: Teknik Wawancara
Tahun terbit: 1981
Kota: Jakarta
Penerbit: Bina Aksara

Bonar, S. K. 1981. Teknik Wawancara. Jakarta: Bina Aksara

2.
Judul buku: Tata Bahasa Indonesia
Penulis: Prof. Dr. Gorys Keraf
Tahun terbit: 1993
Penerbit: Nusa Indah
Kota: Ende

Keraf, Gorys. 1993. Tata Bahasa Indonesia. Ende: Nusa Indah

3.
Buku Metode Diskusi untuk SMA karangan Ruslam Ahmadi dan Dody Tisnamijaya diterbitkan Kanisius dari kota Yogyakarta tahun 1998

Ahmadi, Ruslam dan Dody Tisnamijaya. 1998. Metode Diskusi untuk SMA. Yogyakarta: Kanisius

4.
Buku Unsur Religius dalam Sastra Jawa karangan Drs. Dojo Santoso, Drs. Effendi dan Sahid Warsanto diterbitkan Aneka Ilmu dari kota Semarang tahun 1985

Santoso, Dojo dkk. 1985. Buku Unsur Religius dalam Sastra Jawa. Semarang: Aneka Ilmu


*download bentuk powerpoint-nya di sini

Catatan cara download:
1. klik tulisan "sini" di atas ini lalu Anda akan masuk ke link adf.ly
2. tunggu selama 5 detik lalu klik "skip ad" di pojok kanan atas.
3. kemudian "klik" download
4. masukan verification code sesuai dengan kode yang ada di sampingnya dan sekali lagi klik "download"
5. selesai

baca selengkapnya...

gravatar

Menulis proposal untuk berbagai keperluan

1. Pengertian proposal
Rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal

2. Syarat-syarat penyusunan proposal
Memiliki struktur dan logika yang jelas.
Hasil kegiatan itu harus terukur.
Rumuskanlah jenis kegiatan secara jelas, inovatif, dan terperinci.
Hubungan kegiatan dengan dana harus rasional.

3. Macam proposal
- Proposal formal,
- Proposal semiformal, dan
- Proposal nonformal.

4. Bentuk proposal formal
A. Pendahuluan,
B. Isi, dan
C. Penutup.

5. Bentuk proposal formal
A. Pendahuluan                     
- Sampul & hal. judul   
- Kata pengantar
- Ikhtisar (abstrak)                 
- Daftar isi
   
B. Isi
- Latar belakang   
- Tujuan
- Ruang lingkup      
- Metodologi
- Fasilitas
- Susunan panitia
- Keuntungan dan kerugian
- waktu
- Biaya

C. Penutup                       
- Kesimpulan
- Lampiran                        
                         
6. Isi proposal
A. kompleks            
B. sederhana

7. Isi proposal sederhana
- Nama kegiatan,
- Latar belakang (dasar pemikiran),
- Tujuan kegiatan,
- Ruang lingkup,
- Waktu dan tempat kegiatan,
- Susunan panitia,
- Anggaran biaya, dan
- Penutup.


*download bentuk powerpoint-nya di sini

Catatan cara download:
1. klik tulisan "sini" di atas ini lalu Anda akan masuk ke link adf.ly
2. tunggu selama 5 detik lalu klik "skip ad" di pojok kanan atas.
3. kemudian "klik" download
4. masukan verification code sesuai dengan kode yang ada di sampingnya dan sekali lagi klik "download"
5. selesai

baca selengkapnya...

gravatar

Membaca teks berita

1. Pengertian berita
Laporan kejadian atau peristiwa menarik dan penting yang disajikan secepat mungkin kepada khalayak luas.

2. Cara-cara pembacaan teks berita
- Memahami isi berita yang akan dibacakan;
- Memahami struktur bahasa teks berita;
- Menempatkan jeda panjang maupun pendek secara tepat;
- Menggunakan lafal yang jelas;
- Menggunakan intonasi yang tepat;
- Menggunakan kejelasan ucapan;
- Mengatur kecepatan gerak mata;
- Memberikan tekanan yang tepat; dan
- Mengatur napas dengan seimbang.

*download bentuk powerpoint-nya di sini

Catatan cara download:
1. klik tulisan "sini" di atas ini lalu Anda akan masuk ke link adf.ly
2. tunggu selama 5 detik lalu klik "skip ad" di pojok kanan atas.
3. kemudian "klik" download
4. masukan verification code sesuai dengan kode yang ada di sampingnya dan sekali lagi klik "download"
5. selesai

baca selengkapnya...

Twitter

Google Translate

Visitors Tracker

web counter